Langsung ke konten utama

Sekilas Mengenai Perkembangan Batik dan Jenis Batik Menurut Cara Pembuatan

Membicarakan batik memang sangat asyik, terlebih batik merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia yang saat ini sudah mulai banyak diminati oleh semua kalangan, baik dari kalangan tua ataupun muda.

Batik, identik dengan kesan klasik dan artistik, di era sebelum milenium, batik selalu dikaitkan dengan orang tua, sehingga sangat jarang sekali anak muda yang memakai batik. Kesan dan pandangan orang terhadap batik itulah yang menjadikan batik tidak digandrungi di masa tersebut.

Hingga batik menjadi trends tersendiri bagi kalangan muda setelah mendapatkan sentuhan dari para desainer dunia. Para desainer ini membuat karya dengan memadukan kesan modern dan klasik, serta mengaplikasinnya pada kalangan artis muda. Misal dengan membuat model baju modern dari batik yang bisa dipakai di manapun.


Trend Batik Indonesia

Akhir-akhir ini perkembangan baju batik di indonesia mengalami masa-masa yang sangat menyenangkan, tercatat pada kuartal beberapa tahun terakhir semua model baju batik mengalami peningkatan dari segi produksi dan juga dari segi pemasaran.

Model Baju Batik Modern merupakan salah satu jenis baju yang dibuat dengan kain batik dengan konsep modern bukan model baju batik tradisional melainkan menyesuaikan dengan perkembangan tren model baju masa kini.

Model Baju Batik Modern berkembang disebabkan tuntutan masyarakat yang menginginkan baju batik setara dengan model baju resmi yang lain sehingga dapat memberikan solusi pilihan alternatif dalam berpenampilan lebih bervariasi.

Perkembangan Proses Produksi Kain Batik

Kesenian batik di Indonesia telah dikenal sejak zaman Kerajaan Majapahit dan terus berkembang sampai kerajaan berikutnya beserta raja-rajanya. Kesenian batik secara umum meluas di Indonesia dan secara khusus di pulau Jawa setelah akhir abad ke-18 atau awal abad ke-19.

Kesenian batik adalah kesenian gambar di atas kain untuk pakaian yang menjadi salah satu kebudayaan keluarga kerajaan di Indonesia zaman dahulu. Awalnya kegiatan membatik hanya terbatas dalam keraton saja dan batik dihasilkan untuk pakaian raja dan keluarga pemerintah dan para pembesar. Oleh karena banyak dari pembesar tinggal di luar keraton, maka kesenian batik ini dibawa oleh mereka keluar dari keraton dan dihasilkan pula di tempatnya masing-masing.

BATIK TULIS

Batik Tulis Motif Parang Kawung
Pertama kali dibuat, batik hanya memakai satu metode produksi, yaitu dengan cara ditulis atau dilukis. Metode ini lebih dikenal dengan sebutan Batik Tulis. Tidak ada campur tangan mesin dalam pembuatan ini. Para pengrajin memakai intuisi mereka dalam mengoleskan malam pada kain hingga proses pewarnaan. Oleh karena belum ada pewarna kimia seperti saat ini. Pertama kali batik diwarnai dengan warna alam. Warna yang dihasilkan dari bahan-bahan alami.

Batik tulis memberikan kesan otentik, klasik dan kharismatik karena memang dibuat dengan cara manual. Apa yang terlukis pada kain tersebut menunjukkan kreatifitas tingkat tinggi dari pengrajinnya. Tidak heran jika harga batik tulis relatif lebih mahal.

BATIK KOMBINASI

Batik kombinasi dipakai oleh para pengrajin batik untuk mengidentifikasi kain batik menurut cara pembuatan. Batik kombinasi adalah batik yang dibuat dengan menggabungkan teknik tulis dan cap. Cap yang dimaksud di sini adalah untuk menciptakan pola gambar yang akan diwarnai, tujuannya untuk mempermudah pengrajin dalam pembuatan batik.

Meskipun dengan menggunakan alat cap, bukan berarti pengrajin meninggalkan teknik lukis. Dalam pengolesan malam, pengrajin tetap memberikan sentuhan tangan. Pola yang telah dibuat dengan alat cap, hanya memberikan pola sederhana untuk mempermudah proses pegerjaan. Hasilnya, batik lebih cepat dikerjkan. Untuk urusan harga, batik kombinasi relatif lebih murah jika dibandingkan dengan batik tulis.


BATIK PRINTING

Perkembangan jaman membuat orang lebih kreatif dalam membuat alat yang mempermudah pekerjaan, tidak ketinggalan untuk mesin printing. Orang-orang mulai memproduksi kain batik secara besar-besaran, karena permintaan batik mulai meningkat. Mereka memakai mesin print untuk menciptakan pola batik dan warna batik.

Tidak bisa dipungkiri, produksi kain batik dengan menggunakan mesin print memang cepat dan mudah. Sumbangsih pengrajin tidak terlalu kuat di sini karena sudah terwakili oleh mesin. Dan ini sangat berpengaruh pada harga, Harga kain batik printing jauh lebih murah jika dibandingkan dengan jenis batik tulis dan batik kombinasi.


Apapun jenis batik yang dipakai, sangat tergantung pada selera masing-masing orang. Entah karena motif batik lebih penting dari pada kesan seninya, atau karena harga yang dapat dijangkau oleh masing-masing orang. Terlepas dari itu semua, batik adalah Indonesia. Memakai batik berarti sudah ikut mencintai kebudayaan Indonesia. Apa kamu sudah punya batik? Jika belum, silakan lihat berbagai jenis motif batik di paditren.com.

Komentar